Call Center
+62 21 2940 6565

ACTNEWS, GUNUNGKIDUL - Di samping memiliki potensi wisata yang terus berkembang, Kabupaten Gunungkidul ternyata juga masih memiliki banyak permasalahan sosial. Misalnya,  kekeringan yang hampir selalu terjadi setiap tahun.

Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY secara berkelanjutan menggerakkan kepedulian warga lokal untuk bersama memberikan solusi terhadap permasalahan kekeringan yang ada. Beberapa program unggulan yang rutin digulirkan di Gunungkidul adalah wakaf sumur dan pendistribusian air untuk mengatasi masalah kekeringan.

 

Untuk lebih menguatkan aksi kemanusiaan yang sudah dilakukan di Gunungkidul, ACT DIY bertandang ke kantor dinas Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Selasa (6/11). Kehadiran tim disambut oleh Bupati Gunungkidul beserta jajaran Pemkab Gunungkidul.

Dalam lawatan tersebut, Kepala Cabang ACT DIY Agus Budi Hariyadi menyampaikan progres program yang telah dilakukan di Gunungkidul selama ini. Sampai Oktober 2018, setidaknya sudah ada 15 titik sumur wakaf yang dibangun oleh ACT DIY bekerja sama dengan Global Wakaf. “Ini bagian dari solusi jangka panjang mengatasi kekeringan. Harapannya program-program semacam ini dapat lebih maksimal dengan sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Gunungkidul,” harap Budi.

 

Ia menambahkan, memasuki musim penghujan ini, beberapa titik di Gunungkidul diguyur hujan. Misalnya Kecamatan Girisubo, yang pada Senin (5/11) lalu mulai diguyur hujan. “Akan tetapi, hujan yang baru sekali ini belum dapat mengisi sumber-sumber mata air yang telah mengering. Kita perlu memutus permasalahan kekeringan tahunan yang melanda Gunungkidul,” ujar Budi.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Badingah mengapresiasi keterlibatan ACT dan Global Wakaf dalam menangani masalah kekeringan di Gunungkidul. Pihaknya juga siap bersinergi dalam merealisasikan program-program kemanusiaan ACT, khususnya yang berkaitan langsung dengan kekeringan. Dalam hal ini, imbuh Badingah, timnya akan menyediakan peta sebaran wilayah kekeringan di Gunungkidul yang paling urgen membutuhkan air bersih.

 

"Terima kasih atas program dari ACT maupun Global Wakaf yang berupa sumur bor, pendistribusian air bersih, dan lainnya. Harapan kami semoga ACT bersama Pemerintah Gunungkidul dapat bersama-sama menyejahterakan masyarakat Gunungkidul dan melakukan program secara berkelanjutan,” tandas Badingah. []