Call Center
+62 21 2940 6565

ACTNews, LOMBOK - Keseriusan Global Wakaf dalam meningkatkan perekonomian masyarakat korban gempa Lombok terus dilakukan, salah satunya melalui program Ritel Wakaf. Rabu (4/12), Ritel Wakaf kedua resmi beroperasi tepatnya di Yayasan Pondok Pesantren Hamzanwadi Pancor Lombok Timur. Ritel yang dibangun Global Wakaf ini, disambut baik oleh yayasan binaan TGH Zainul Majdi atau yang akrab di panggil TGB. 

Peresmian pembukaan Ritel Wakaf yang juga dinamai "Nadha Mart" ini dihadiri oleh Ketua Yayasan Ponpes Hamzan Wadi H. Syamsul Lutfi, Kepala Cabang Global Wakaf - ACT NTB Lalu Muhammad Alfian, dan sejumlah warga yayasan. H. Syamsul Lutfi menyampaikan, Ritel Wakaf ini merupakan terobosan yang baik untuk kemajuan Islam. Pasalnya, jika dakwah hanya dilakukan dengan ceramah dan pendidikan saja, umat akan sulit berkembang. “Akan sangat luar biasa umat ini jika secara nilai keagamaan kuat dan ekonomi juga kuat,” ungkapnya.

Kekuatan ekonomi inilah yang menjadi salah satu ujung tombak kebangkitan umat. Syamsul menceritakan bagaimana suksesnya Khalifah Usman bin Affan dalam menerapkan wakaf produktif yang manfaatnya dirasakan sampai saat ini.

Syamsul menuturkan, wakaf produktif yang dilakukan Ustman yaitu sumur wakaf dapat menjadi contoh bagi umat Islam saat ini. Tak hanya Ustman, sahabat-sahabat yang lain juga melakukan wakaf produktif seperti dalam bentuk kebun kurma hingga lembaga pendidikan. 

Ia menambahkan, jika seluruh umat memiliki panggilan untuk berwakaf, dia yakin umat Islam akan menjadi kuat. “Ritel Wakaf inilah solusi. Bagaimana kita semua bisa berwakaf. Tak hanya berbelanja untuk kebutuhan duniawi saja, namun bisa menjadi tabungan akhirat,” ungkapnya.

Sementara itu, Lalu Muhammad Alfian  mengatakan, program Ritel Wakaf merupakan salah satu pengadopsiannya dari wakaf produktif para sahabat nabi, di mana Global Wakaf mencoba terobosan dengan model wakaf produktif.

“Benar yang dikatakan Ketua Yayasan. Wakaf produktif ini berbeda dengan wakaf yang lainnya, dimana wakaf ini terus berkembang, dan tak hanya pengelola saja yang berwakaf, tapi juga masyarakat sekitar,” ujar Alfian saat memberikan sambutan.

Hingga saat ini, ritel wakaf sudah berdiri 2 unit dari 6 lokasi yang sudah direncanakan. Alfian berharap, ke depan Ritel Wakaf bisa hadir lebih dekat dengan masyarakat.

“Ritel ini bentuknya cukup besar. Ada lagi Warung Wakaf yang pengelolaannya sama dengan Ritel Wakaf ini. Hanya saja bentuknya lebih kecil. Dan kita targetkan Warung Wakaf ini ada 100 berdiri di Lombok,” tambahnya.

Dengan adanya wakaf produktif ini, diharapkan dapat membangun umat menjadi lebih baik. Karena yang terlibat langsung dalam wakaf ini tak hanya Global Wakaf dan mengelola Ritel Wakaf saja, namun seluruh masyarakat yang berbelanja di tempat ini. []