Call Center
+62 21 2940 6565

ACTNews, GAZA – Ratusan kardus putih itu ditumpuk rapi, baru saja selesai dikemas. Di dalamnya terdapat sejumlah bahan makanan seperti beras, tepung, gula, dan kacang-kacangan yang siap dibagikan. Sepanjang musim dingin ini, bahan pangan senantiasa diantarkan untuk keluarga Palestina di Jalur Gaza. 

Seorang bocah mengamati dengan saksama kardus putih yang dibawa relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT), medio November 2018 lalu. Berbalut jaket tebal hangat, ia bersandar di salah satu tembok yang mengapit gang di depan rumahnya. Keluarga bocah itu adalah salah stau penerima manfaat paket pangan musim dingin, amanah masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui ACT untuk para penyintas krisis kemanusiaan di Gaza.

Di hari lain, ratusan paket menggunakan mobil ke salah satu pemukiman penduduk pra-sejahtera di Jalur Gaza. Di salah satu bangunan sederhana, relawan ACT meniti anak tangga untuk bertemu sang tuan rumah. Rumah itu tampak sederhana, berlantai dua. Tembok bangunan itu tidak diplester halus, menampakkan jelas bahwa dinding itu tersusun dari tumpukan batako yang rapi, selaras dengan anak-anak tangganya yang berupa plesteran kasar. Ruang atas bangunan itu tampak lebih rapi, rupanya digunakan sang pemilik rumah untuk kamar tidur. Temboknya diplester halus dan dicat berwarna putih, lantainya digelar karpet dan terdapat kasur lantai di atasnya.

“Paket pangan musim dingin inimenjangkau 500 keluarga. Paket itu terdiri dari beras, tepung, gula, makaroni, kacang-kacangan, susu bubuk, oat, biskuit, minyak sayur, ikan kaleng, dan daging kaleng,” kata Omar, relawan ACT di Gaza. Hingga kini, ACT terus memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Palestina, baik dalam bentuk sembako maupun makanan siap santap yang disajikan melalui Program Dapur Umum Indonesia.

Palestina adalah salah satu negara yang terus menjadi perhatian dunia. Ribuan orang masih bertahan menghadapi konflik antarnegara yang hingga kini terus berlanjut. Tidak dipungkiri, konflik yang terjadi dapat berujung maut dan melukai masyarakat sipil. Bahkan, seperti yang diwartakan CNN pada Senin (7/1), serangan udara kembali diluncurkan Israel ke Jalur Gaza. Tidak ada korban jiwa pada serangan Senin lalu. []