Call Center
+62 21 2940 6565

ACTNews, TASIKMALAYA – Jam di tangan menunjukkan hampir pukul 3 sore. Senin (4/2) sore itu, di bawah derasnya hujan, Tim Global Wakaf  bergerak menuju Musala Al-Muhajirin, Kampung Cihonje, Tasikmalaya. Sesampainya di lokasi, tim disuguhi pemandangan sejumlah santri musala yang berwudu di sebuah fasilitas wudu yang terintegrasi dengan MCK. Derasnya air mengucur dari keran-keran yang ada, sesuatu yang tidak bisa mereka dapatkan hampir tiga tahun yang lalu.

Air yang dinikmati oleh para santri dan warga itu berasal dari Sumur Wakaf program unggulan dari Global Wakaf. Sumur tersebut dibangun pada pertengahn 2016 lalu dan masih mengucurkan air bersih hingga saat ini.

“Saat ini Tim Global Wakaf melakukan pengecekan langsung Sumur Wakaf yang ada di lingkungan Musala Al-Muhajin. Kita lihat apakah ada yang rusak. Dan Alhamdulillah ternyata kondisi Sumur Wakaf ini sangat baik dan terjaga kebersihannya,” ungkap Asep Rosidin dari Tim Global Wakaf.

Menurut Asep, masyarakat bersama para santri bersama-sama menjaga kondisi Sumur Wakaf dan MCK dari Global Wakaf. “Warga dan para santri sangat senang dengan kehadiran Sumur Wakaf ini. Para santri jadi bisa ngaji dengan lebih nyaman lagi dan warga sekitar juga dapat menikmati air bersih tersebut baik untuk wudu, air minum maupun mencuci,” lanjutnya.

Sebelumnya, musala ini tidak memiliki sumur dan fasilitas wudu. Para santri maupun warga biasa berwudhu dari sebuah kolam ikan yang terletak tak jauh dari musala itu. Jaelani Enjang (51), ustaz yang mengajar para santri di Musala Al-Muhajirin menuturkan, air kolam ikan memang tidak begitu jernih. Namun demikian, mereka tidak punya pilihan lain karena belum adanya sarana wudu yang memadai.

“Para santri dan warga di sini menggunakan air seadanya yang ada di kolam. Air yang sudah ada ikannya itu mungkin kurang bersih, tapi hanya itu yang ada,” ungkap Ustaz Jaelani kepada Tim Global Wakaf.

Ustaz Jaelani mengaku amat bersyukur saat Tim Global Wakaf memulai pembangunan Sumur Wakaf tak jauh dari lokasi musala yang dikelolanya. Sudah hampir tiga tahun Sumur Wakaf dimanfaatkan untuk fasilitas wudu dan MCK oleh warga Kampung Cihonje. Adanya sumber air bersih yang memadai membuat sebagian besar warga rutin mengunjungi musala untuk beribadah, terutama para santri di sana.

Rasa syukur itu juga dirasakan ratusan warga Kampung Cihonje yang sebagian besar bekerja sebagai buruh tani. “Alhamdulillah, kita dari Tim Global Wakaf beserta pewakif tentunya sangat senang ketika melihat para santri dan masyarakat tidak lagi kesusahan akses air bersih. InsyaAllah ini akan menjadi pahala yang mengalir khususnya bagi pewakif,” pungkas Asep. []