Call Center
+62 21 2940 6565

ACTNews, MAGELANG – Dengan rambut yang sudah mulai beruban dan tubuh yang mulai menua, Tohadi (66) masih sanggup untuk bekerja keras. Pagi hingga sore ia banting tulang menjadi kuli bangunan. Malamnya, Tohadi mengajar anak-anak mengaji dan menghafal Alquran serta Iqra. Semua ia lakukan dengan bahagia dan niat berbagi kebaikan.

Kebahagiaan ini semakin bertambah ketika Sumur Wakaf dari Global Wakaf mulai mengalirkan air bersih pada Agustus 2018 tepat di samping musala tempat ia mengajar mengaji. Hingga saat ini, aliran air bersih itu terus mengalir memenuhi kebutuhan sehari-hari para anak-anak dan jemaah Musala As-Salam seperti berwudu maupun untuk kebutuhan minum warga. Tak hanya itu, Global Wakaf juga membangun tempat wudu yang baru bagi jemaah Musala As-Salam.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada Global Wakaf yang sudah membangun Sumur Wakaf di daerah kami,” syukur Tohadi.

Tohadi menuturkan, sebelum hadirnya Sumur Wakaf, ia bersama jemaah Musala As-Salam dan warga Dusun Kamal, Desa Manoreh, Kabupaten Magelang sangat kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Kekeringan ini semakin terasa ketika musim kemarau panjang melanda.

“Ketika musim kemarau bulan Agustus hingga September, sumur-sumur menjadi kering. Biasanya masyarakat membuat sumur-sumur kecil di tepian sungai. Dari situ ada yang menggunakan pompa air atau menggunakan jeriken untuk dibawa ke rumah masing-masing. Air digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti mencuci, masak, dan lainnya,” ujar Tohadi.

Biasanya air yang didapatkanpun tidak seberapa dikarenakan sungai juga ikut mengering. Namun, sejak keberadaan Sumur Wakaf, jemaah Musala As-Salam dan warga sekitar tidak perlu lagi takut untuk mendapatkan air bersih. Masyarakat juga tidak perlu jauh-jauh untuk mendapatkan air bersih. Cukup datang ke Sumur Wakaf yang berada di lingkungan Musala As-Salam.

“Setelah adanya Sumur Wakaf, warga dusun sangat terbantu, saya ucapkan terima kasih kepada ACT dan tim semoga program sumur ini semakin berkembang ke wilayah yang sangat mebutuhkan. Semoga semakin berjaya untuk masyarakat Indonesia, terutama kita warga Dusun Kamal,” ucap Sucipto, warga Dusun Kamal.

Giyanto selaku Kepala Program Global Wakaf Jawa Tengah mengatakan, pembangunan Sumur Wakaf memang ditujukan untuk daerah-daerah yang mengalami kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih. Dan Dusun Kamal menjadi salah satu daerah tersebut. Ke depannya, program unggulan Global Wakaf ini akan menyasar daerah-daerah lainnya yang membutuhkan.

“Program ini adalah salah satu program nasional dari Global Wakaf. Kita tahu air ini kebutuhan vital manusia, tidak hanya untuk minum tetapi juga untuk kebutuhan sehari-hari. Dan alhamdulilah program ini sudah menjangkau banyak provinsi dan kota di Indonesia. Semoga Allah lancarkan ikhtiar terbaik kita ini,” pungkas Giyanto. []